Postingan

Menampilkan postingan dengan label motivasi

PILIHAN...

Gambar
PILIHAN “ Kenapa sih harus ada pilihan…?” “ Kenapa sih pilihannya ngga ada yang bagus, kenapa sih pihannya sama-sama ngga mengenakkan?” “ Kapan pilihan yang membahagiakan itu datang..?” My Brothers… Kita mesti ingat, bukankah Tuhan kita sudah mengingatkan kepada kita, bahwa dunia ini adalah tempat yang paling tidak mengenakkan. Tempat yang isinya itu main-main saja ( Ngga serius) dan penuh dengan senda gurau (tidak kekal). Serius..Bro..!, nih Firman Allah kepada kita… Dan Tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka[468]. dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? [468] Maksudnya: kesenangan-kesenangan duniawi itu hanya sebentar dan tidak kekal. janganlah orang terperdaya dengan kesenangan-kesenangan dunia, serta lalai dari memperhatikan urusan akhirat. Ngga mengenakkannya karena, isinya tidak ada yang kekal. Pagi hari bahagia, siangnya nangis-nangis, siangnya s...

Tugas Kita cuman Satu….

Gambar
Teman-temanku yang hebat. Ilmu yang kita punya sudah sangat banyak,lewat   grup-grup yang ngeshare tausiyah sudah sangat bejibun banyaknya, ada yang grup Odoj,Kutub,dhuha,Subuh berjamaah,kajian,ta’lim dll. Ada yang bersedia membaca sampai selesai, ada yang cuma dilihat, ada yang Cuma di scroll terus ditutup. Sesuaikan dengan temanya, menarik apa ngga…kalau isinya ngga menarik males banget bacanya, apalagi yang ngeshare temen sekantor, yang sudah tahu kesehariannya. Hemm…ngebosenin banget.   Terkadang kita seneng banget cepet-cepet forward WA nasihat yang pas banget untuk menyerang   temen yang ngga kita sukai, untuk si dia biar kaget dan tobat,kemudian sadar kalau dia sedang berbuat jahat sama diri kita. ngga mikirin dirinya sendiri, ngga nyadarin dirinya sendiri, padahal juga sering banget menyakiti hati temannya yang lain. Nah lho…kalau sudah kayak gini perang urat, nyari kata-kata yang pas untuk nyerang temen yang lain, terus apapun yang temen lakukan pas...

Jadi Guru itu Berat?

Gambar
Menjadi seorang guru adalah sebuah pilihan yang tentu akan menuntut kesiapan dan kesanggupan dalam pelaksanaanya. Menjadi guru tidaklah mudah, ada banyak syarat dan kewajiban yang harus dipenuhi, di antaranya adalah sifat sabar, penyayang, berjiwa pendidik, mampu menguasai materi, mampu mengelola kelas, dan terlebih lagi adalah siap menjadi orang yang bisa “di GUgu dan di tiRU”. Menjadi guru tidak hanya berhenti ketika jam aktif KBM selesai, tidak rampung ketika seorang guru keluar dari gerbang sekolah tempatnya mengajar, tapi dimanapun tempatnya dan sepanjang waktu jam kerja guru selalu berlaku. Bagaimana aktivitas kesehariannya adalah cerminan dari akhlak muridnya.

KITA, Tipe Guru yang Mana?

Gambar
Dear Rekan GURU yang Hebat...!! Melalui sebuah temuan baru-baru ini, ternyata ada jenis tiga jenis guru yang tersebar di seluruh penjuru sekolah di tanah air, dari sabang sampai merauke. Dan layaknya kita juga perlu ikut tahu, agar kita bisa mengukur dan memantaskan diri, di tipe mana kita?  1. GURU NYASAR Haha..afwan ya asatidz, ini tamparan bagi kita, yang dahulu sebelum jadi guru, kita sudah banyak memasukkan lamaran kesana-kemari, dipabrik ga ada panggilan,di kantor ga lulus interview, diproyek terasa malu-maluin, berbulan-bulan tanpa kepastian, daripada nganggur lebih baik jadi guru...Nah tipe guru nyasar ini, kayaknya jumlahnya banyak deh dimana-mana. Orientasi kerjanya yaahh..kuranglebih sama kayak kerja dipabrik, berangkat jam 7, pulang jam 4, hanya berjalan begitu terus tiap hari, tak banyak perubahan dari hari ke harinya,masalah di sekolah tidak jadi beban ,malamnya juga bisa tidur nyenyak, bahkan sampai ngorok hehe...piss afwan , pekerjaan besok tak be...

SIAPKAH KITA SEBAGAI GURU?

Gambar
Menjadi seorang guru tidak hanya soal mengajarkan ilmu yang belum diketahui anak didik semata, tapi lebih dari itu seorang guru harus bisa menjadi seorang sosok yang benar-benar di contoh dan diteladani dalam setiap praktek kehidupannya, di setiap tempat dan keadaan apapun. Jam kerja seorang guru tidak hanya berhenti sampai dia meninggalkan gerbang sekolah untuk pulang ke rumahnya , tapi jam kerja seorang guru tak pernah mengenal kata ‘istirahat’ dan ‘berhenti’ . Sebagai guru kita bisa memaknai bahwa tuntutan menjadi guru bukan semata tuntutan pekerjaan duniawi semata, akan tetapi kita bisa memaknai bahwa menjadi guru adalah semacam tuntutan ‘risalah langit’.

Jadi Guru itu Harus Ikhlas

Gambar
Menjadi guru itu adalah pilihan, tidak pernah ada orang yang bisa memaksa kita dalam memilih suatu pekerjaan. akan tetapi perlu kita ketahui bahwa segala pekrjaan yang ada tetap akan ada konsekuensi yang harus di tepati. Tidak bisa kita menikmati bagian yang enak saja, kemudian menolak bagian yang tidak menyenangkan bagi kita. pekerjaan apapun tidak ada yang namanya enak terus, senang terus, ada saatnya yang tidak enak dan tidak menyenangkan, dan itu harus tetap kita nikmati. Guru bukan lagi dipandang sebagai seorang pahwalan tanpa tanda jasa. Karena proses yang harus dilakukan sebagai seorang guru sudah sampai level tenaga professional, yang notabenenya sama dengan pekerjaan profesional lainnya. Tuntutan akan hasil dari kerja professional tersebutlah yang merubah konsep guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Bahagianya menjadi seorang guru…yakin Sumpah…

Gambar
Setiap hari selalu ada cerita yang baru, yang hadir dalam setiap kelasku…murid-murid tercintaku, ladang kebaikan, pahala yang subur dan siap menumbuhkan biji kebaikan yang ku tanamkan. Yang suatu saat panen kebaikan itu bisa aku dapatkan. Sungguh saat ini tak ada sebuah pekerjaan yang lebih mulia dari seorang guru. *** Lihatlah wajah anak-anak kita, kenangan kebaikan yang kita tanamkan hari ini bisa jadi sebuah rekaman kuat yang melekat dalam ingatanya dan akan mereka kenang sepanjang hidup mereka. Pesan kebaikan yang kita tanamkan bisa ditularkan kepada keluarga dan anak-anaknya kelak, sehingga pesan kebaikan itu takkan pernah berhenti. Selalu menyambung, berantai, terus menerus sampai Allah menentukan yang terbaik untuk kita dan anak-anak didik kita.